IMN, LUWU – Komitmen Polres Luwu dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan. Salah satunya dengan menghadirkan Kasat Binmas Polres Luwu AKP Petrus Sandale sebagai pemateri pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMA Negeri 7 Luwu, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 7 Luwu, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, itu diikuti oleh para peserta didik baru serta dihadiri Kepala Sekolah Yunus, S.Pd., bersama dewan guru dan tenaga kependidikan. Dalam pelaksanaannya, AKP Petrus Sandale didampingi Ps. Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Luwu Aipda Suhail, S.H. dan Bripda Andi Afriza Dwi Alga, S.P.
Pada kesempatan tersebut, AKP Petrus Sandale membawakan materi bertajuk “Empat Pilar Fondasi Bangsa bagi Generasi Muda”. Melalui penyampaian yang interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter sehingga para pelajar perlu memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
“Generasi muda merupakan aset bangsa. Oleh karena itu, sejak dini harus ditanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, serta kepatuhan terhadap hukum agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar AKP Petrus Sandale.
Selain memberikan materi kebangsaan, Kasat Binmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan para siswa agar menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta tindakan lain yang dapat berujung pada pelanggaran hukum.
Tak hanya kepada siswa, AKP Petrus Sandale juga mengajak pihak sekolah untuk terus bersinergi dengan Kepolisian dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Ia menegaskan, apabila terjadi gangguan keamanan maupun permasalahan lainnya, masyarakat dapat segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat atau memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang siap melayani pengaduan masyarakat selama 24 jam.
Melalui kegiatan edukasi tersebut, Polres Luwu berharap para peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki bekal wawasan kebangsaan dan kesadaran hukum sebagai fondasi dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul serta siap menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(hpl)









