IMN, SORONG – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sorong, Papua Barat Daya, kembali menuai sorotan. Sebanyak 246 porsi makanan dari program tersebut dikembalikan oleh pihak SD Negeri 14 Kota Sorong setelah ditemukan lauk berupa daging ayam berbau busuk dan diduga tidak layak konsumsi.
Peristiwa ini terjadi pada Senin, 10 November 2025, saat pihak sekolah menerima kiriman makanan dari penyedia SPPG Sorong, Manoi Malawei. Setelah diperiksa, seluruh paket makanan ternyata berisi daging ayam dengan aroma menyengat yang menyerupai bau bangkai.
Para guru di SDN 14 menyayangkan kualitas makanan yang dikirimkan tersebut. Mereka khawatir, makanan itu dapat membahayakan kesehatan para siswa. Beruntung, tidak ada murid yang sempat mengonsumsinya.
“Saat dibuka, baunya langsung tercium. Kami langsung minta semua anak untuk tidak makan dulu,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.
Seorang siswa kelas 5 juga mengaku enggan memakan lauk ayam yang disediakan.
“Ayamnya warnanya merah dan bau. Saya cuma makan sayurnya saja,” ujarnya dengan nada kecewa.
Pihak sekolah menegaskan, kejadian ini sangat disayangkan karena menyangkut kesehatan anak-anak. Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Sorong Manoi Malawei belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.
Sementara itu, Bagian Investigasi dan Pengaduan Masyarakat (Dumas) KOMNAS LP-KPK Wilayah Papua Barat Daya, Asdar, meminta pemerintah daerah mengambil tindakan tegas terhadap penyedia MBG yang terbukti menyalurkan makanan tidak layak konsumsi.
Asdar juga menilai, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang dapat dikenai sanksi pidana maupun denda. Selain itu juga terkena UU Perlindungan konsumen No 8 tahun 1999 dengan ancaman pidana penjara 5 tahun atau denda paling banyak 2 milliar rupiah.
Asdar juga menyoroti Kepala SPPG dan Ahli Gizi Sorong Manoi Malawei tidak koorporatif dalam memberikan klarifikasi terkait makanan yang tidak layak konsumsi. “Kepala SPPG menghindar dan tidak bertanggung jawab atas insiden ini, ” ujarnya.
Di sisi lain, Koordinator Wilayah MBG Kota Sorong, Jurah, saat dihubungi melalui telepon, menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan insiden temuan daging ayam busuk di SDN 14 Kota Sorong kepada BGN untuk ditindaklanjuti.(RM)











