IMN, PBD – Komunitas Pemerhati Sorong Raya (Kopesra) kembali menggelar aksi peduli kemanusiaan dengan mengunjungi anak-anak disabilitas, membagikan baju layak pakai di Kompleks Inanwatan dan Kokoda, serta menyambangi Griya Lansia At-Taubah yang terletak di Malanu, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (7/8/2025).
Dalam kegiatan ini, Kopesra menyalurkan paket sembako berisi beras, mi instan, telur, dan kebutuhan pokok lainnya.
Ketua Yayasan Griya Lansia At-Taubah, Edy Purnomo Golap, mengungkapkan bahwa tempat tersebut berawal dari rumah singgah yang didirikan pada 2019, mulai melayani masyarakat sejak 2022, lalu berkembang menjadi griya lansia yang resmi beroperasi pada 23 Januari 2025.
“Griya Lansia At-Taubah memiliki lima kamar, empat di antaranya dihuni tiga orang per kamar, sementara satu kamar berukuran besar ditempati 10 orang. Selain itu, rumah singgah memiliki enam kamar yang mampu menampung hingga 25 orang,” jelas Edy.
Ia menambahkan, Griya Lansia terbuka untuk semua kalangan tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras. “Saat ini ada 10 penghuni beragama Islam, dua Katolik, dan satu Protestan,” tuturnya.
Edy mengapresiasi kepedulian Kopesra. “Semoga Kopesra bisa menjadi pelopor bagi komunitas atau organisasi lain untuk ikut membantu sesama. Kami juga berharap adanya perhatian dari pemerintah, khususnya bagi para lansia dan orang terlantar. Saat ini Griya Lansia sudah mendapatkan akreditasi dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Provinsi Papua Barat Daya, sehingga memungkinkan adanya bantuan resmi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kopesra Trisna Rachman mengajak masyarakat Sorong untuk bersama-sama peduli terhadap lansia dan mereka yang membutuhkan. “Hanya pada hari Senin dan Jumat penghuni Griya At-Taubah mendapat bantuan makanan. Di luar hari itu, kebutuhan ditanggung oleh pengelola,” kata Trisna.
(RM/Asdar)









